Diskusi Kemenkes dan IDI "Mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang Berkeadilan di Negeri Berdaulat"

Jakarta -  SEMINAR URUN REMBUG NASIONAL RANGKAIAN HARI BAKTI DOKTER INDONESIA 2013 yang akan diselenggarakan 26 - 28 Agustus lalu, PB IDI mengadakan diskusi bersama Ibu Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi dan sebagai moderator Ketua Umum PB IDI Dr. Zaenal Abidin. 
Diskusi ini bertemakan " Mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang Berkeadilan di Negeri Berdaulat", yang dititik utamakan mengenai fungsi pelayanan dokter terhadap program Kesehatan Nasional yang akan diberlakukan 1 Januari 2014. 
Dalam diskusi tersebut, hanya diberikan kepada tiga penanya yang diajukan kepada ibu Menteri Kesehatan. Diskusi tersebut mempertanyakan mengenai mutu kurikulum yang diajarkan oleh lembaga pendidikan yang kurang memenuhi standar pendidikan dokter, pembatalan Workshop Indonesia Case Base Groups (Ina-CBGs) yang dibatalkan secara sepihak oleh Kementerian Kesehatan, Kapitasi untuk jasa dokter sebesar Rp 2.500,- dalam program SJSN, mengenai permasalahan Jamkesda. 
Penjelasan ibu Menteri Kesehatan mengenai pendidikan kedokteran yang kurang memenuhi standar menurut IDI, Kementerian Kesehatan tidak mempunyai wewenang semenjak UU mengenai DIKTI dikeluarkan, karena yang mempunyai wewenang adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jadi seharusnya PB IDI mendiskusikan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai standar pendidikan kedokteran harus bekerjasama dengan asosiasi profesi. 
Mengenai kapitasi untuk dokter sebesar Rp. 2.500,- sudah menjadi kesepakatan kita bersama.  Dalam hal ini Kementerian Kesehatan sebagai kepanjangan tangan pemerintah menghimbau kepada para dokter memberi pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat Indonesia sehingga dapat memakmurkan dan menyehatkan rakyat dan memakmurkan para tenaga kesehatan kita. 
Dalam penjelasan ibu Menteri Kesehatan mengharapkan dokter harus bisa mandiri, tidak egois dan tidak cengen harus saling bahu-membahu saling membantu pemerintah dalam menjalankan program kesehatan demi melayani kesehatan rakyat Indonesia. (tph)