CPHI South East Asia memfokuskan Pasar ASEAN

UBM Live merupakan penyelenggara pameran niaga yang sangat cerdas membidik pasar, kegiatan pertamanya tahun lalu digelar di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta. Tahun ini akan digelar kembali tanggal 20 - 22 Maret 2013 di Jakarta International Expo. 
 
Dengan perkiraan yang positif untuk kehadiran pengunjung dan partisipasi dari perusahaan-perusahaan dalam industri ini seperti ACG, Javaplant, BCN Peptides, Fuji Chemicals, Mensa Group, Procaps, Schott Pharma Packaging, Kalbe Group dan SKY Softgel. 
 
Dalam pidato pembukaan CPhI SEA 2012, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, pada sambutannya menekankan, “ Laju pertumbuhan penduduk yang pesat dan peningkatan perekonomian adalah dua faktor yang mendorong peningkatan konsumsi obat-obatan. 
 
Di tahun 2014, pemerintah akan menerapkan program Sistem Jaminan Sosial Nasional untuk masyarakat Indonesia. 
 
Tahun ini, pertama kalinya UBM - CPhI SEA akan mengikutsertakan P-MEC untuk mechinery, perlengkapan laboratorium farmasi, dan teknologi analisis serta InnoPack SEA untuk packaging produk farmasi inovatif dan solusi penghantaran obat. 
 
Dan CPhI SEA 2013 akan menghadirkan lebih banyak peluang pelatihan, workshop dan konferensi tingkat tinggi beserta penambahan dua kegiatan baru yang memperluas rangkaian pameran. 
 
Program CPhI dipusatkan pada upaya untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi dalam berbagai aspek industri farmasi. Sebagai bagian dari inisiatif ini, CPhI SEA diselenggarakan pertama kalinya tahun lalu untuk melihat pasar ASEAN yang dinamis dan membuka akses bagi para pengunjung dan peserta pameran ke kawasan ini dengan dukungan penuh dari pemerintah terhadap produksi produk farmasi, jumlah populasi yang besar dan perekonomian yang berpotensi besar. 
 
Pada 2013 ini, CPhI SEA juga menggelar Pharmaceutical Summit 2013 yang akan menghadirkan perspektif dan informasi terkini industri farmasi di kawasan Asia Tenggara melalui pembicara  global dan lokal yang menjadi pakar dalam bidangnya. 
 
Pharmaceutical Summit 2013 ini akan berlangsung pada tanggal 20 - 21 Maret 2013, bersamaan pada pameran, membuka peluang memperkuat jaringan bisnis dan memfasilitasi diskusi profesional seputar harmonisasi ASEAN, tata niaga dan pasar, layanan kontrak manufaktur di Asia Tenggara serta pandangan dari penyelenggara layanan kesehatan dan perspektif lengkap pasar farmasi. 
 
Selain Pharmaceutical Summit, kegiatan CPhI SEA 2013 juga akan menghadirkan Seminar in WHO Prequalification dari USAID dan USP yang memberi nilai tambah bagi para peserta. Selama pameran, pengunjung juga dapat mengikuti seminar teknologi yang dibawakan oleh para peserta pameran dengan berbagai topik menarik. 
 
CPhI SEA 2012 memberikan kesan positif pada peserta dan pengunjung pameran. David Way dari Colorcon, “ Saya sangat terkesan. Walaupun pameran ini diadakan pertama kalinya, penyelenggaraannya sangat baik sudah mencapai standar internasional CPhI". 
Peter Liu dari DSM Singapura juga mengomentari, “ Sebuah pengalaman yang positif dan banyak klien klien utama kami datang untuk bertemu dengan kami langsung.” 
 
CPhI SEA bertujuan untuk menjadi media bagi peserta dan pengunjung untuk saling berinteraksi langsung dalam menjalin hubungan bisnis. Penambahan kegiatan P-MEC diharapkan membantu fasilitas pengadaan dalam peningkatan pertumbuhan produksi generik dan obat pendukung lainnya, sementara InnoPack memberikan fokus pada kemasan yang merupakan elemen penting bagi pengembangan, keamanan, dosis dan pemakaian produk.
 
Martin Wilson Pharma Event Manager UBM Live, mengatakan “Lokasi Indonesia sangatlah unik dan juga memberikan pandangan langsung terhadap proses harmonisasi yang berlangsung di kawasan Asia Tenggara dan Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia saat ini, dengan populasi sekitar 238 juta jiwa dan CAGR 11% yang merupakan di atas rata-rata dunia". 
 
Dengan posisi ini, Indonesia memiliki potensi pasar dan CPhI SEA membuka peluang untuk membangun jaringan bisnis dengan para pemimpin industri dan pengambil keputusan di kawasan ini. 
 
UBM Live Indonesia dengan pameran perdananya tahun lalu, dimana 220 peserta pameran dan 4.500 profesional di Industri Farmasi berpartisipasi di CPhI SEA 2012. Kami berharap untuk terus menghadirkan kegiatan yang terfokus dan inovatif, khususnya di kawasan yang sedang berkembang pesat dari sisi infrasruktur dengan pertumbuhan investasi asing yang meningkat, di tahun 2013 ini.”
 
Penyelenggaraan kembali CPhI SEA di 2013, dengan penambahan P-MEC dan InnoPack akan menjadi media yang efektif bagi para profesional industri farmasi untuk membuat koneksi bisnis dan meningkatkan ROI di Asia Tenggara dan seluruh dunia. 
 
Selain pertumbuhan yang pesat di Indonesia, industri farmasi di Vietnam ditargetkan mencapai CAGR hingga 24%, dan Malaysia beserta negara – negara lainnya di kawasan ini juga mengharapkan pertumbuhan yang pesat.