GT Mulyadi ketua bidang apotik GPFI : Apotik Siap-siap Gulung Tikar

Munas XV/2016 GPFI - Dinamika yang selama ini terjadi oleh industri kesehatan secara tidak langsung berimbas ke sektor-sektor pendukung mulai dari hulu hingga hilir, bila kebijakan serta program yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak mewakili semua elemen industri kesehatan maka dampaknya adalah perlahan industri tersebut akan “gulung tikar” hal ini di ungkapkan oleh mulyadi ketua bidang apotik GP Farmasi Indonesia pada sesi wawancara yang dilakukan

Sistem pelayanan kesehatan yang dicanangkan pemerintah seperti BPJS dan JKN saat ini tidak melibatkan apotik didalamnya hal ini yang sedikit merepotkan apotik dalam hal penjualan obat, karena pasien yang ingin menebus obat dari program BPJS dan JKN hanya dilakukan dirumah sakit, klinik dan puskesmas untuk itu, apabila apotik ingin dilibatkan dalam program tersebut maka statusnya harus diubah menjadi klinik sedangkan saat ini yang terjadi adalah apotik hanya dilibatkan sebagai bisnis penunjang kesehatan

Namun menghadapi kebijakan yang serba sulit ini upaya yang bisa dilakukan untuk menggairahkan penjualan obat di apotik adalah promosi kesehatan dan prakesi kesehatan agar apotik dapat menghidupi diri sendiri dan menggairahkan penjualan suplemen dan obat di masyarakat khususnya apotik, ini adalah solusi sementara yang dapat dilakukan agar penutupan apotik tidak terus terjadi

Harapan yang diungkapkan oleh Mulyadi pada Munas GP Farmasi ke XV 2016 ini adalah mari sama-sama kita bangun bisnis Apotik agar lebih sehat dan berubah menjadi lebih baik sesuai tema dari Munas GP Farmasi kali ini “paradigma baru dalam proses pengembangan usaha farmasi nasional untuk mewujudkan kemandirian usaha farmasi sesuai nawa cita”(thk)