Seminar HKI GP Farmasi dan Kemenkumham

Jakarta - GP Farmasi Indonesia bersama Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kemenkumham, menggelar acara seminar 1st GP Farmasi Indoesia Sharing Session Forum di hotel Borobudur.(15/4)
Seminar ini diselenggarakan bertepatan dalam rangka menyambut hari Hak Kekayaan Intelektual Sedunia yang ke-XIV jatuh pada tanggal 26 April 2014. Tema yang diusung "Industri Farmasi dan Hak Paten sebagai bagian dari Pengembangan Ekonomi Nasional", oleh bapak Edy Putra Irawady Deputi Menko bidang Industri dan Perdagangan Kementerian Koodinator bidang Ekonomi RI.
Peran Hak Kekayaan Intelektual bagi industri farmasi dimaksudkan untuk menimbulkan kesadaran akan pentingnya daya kreasi dan inovasi intelektual sebagai kemampuan yang perlu diraih oleh setiap industri farmasi yang ingin maju sebagai faktor pembentuk kemampuan berdaya saing industri.
Menurut bapak Iskandar Direktur Utama Bio Farma, "Penghargaan tersebut akan menjadi pendorong penerapan sistem inovasi didalam perusahaan, kami sebagai industri farmasi berharap agar hak kekayaan intelektual dapat mendukung perkembangan teknologi, agar setiap inovasi intelektual yang dihasilkan oleh industri dapat terlindungi dan dapat dimanfaatkan secara optimal".
Bio Farma, Dexa Medica dan Kalbe Farma ditetapkan sebagai Kawasan Berbudaya HKI oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI.
(tph)