Tapak Tilas Baksos Merapi GP Farmasi/PMMC

Kalau kita mengingat bencana letusan gunung Merapi tahun 2010, dimana banyak menimbulkan korban harta benda dan nyawa. Pada saat itu kepedulian GP Farmasi/PMMC untuk membantu korban bencana Merapi tersebut. Baksos Merapi tersebut dibagi 2 gelombang. Gelombang pertama yaitu rombongan GP Farmasi/PMMC dengan kerjasama Rotary Jogya, IOF Jogya dan LSM setempat, membantu korban bencana letusan gunung Merapi dengan memberi bantuan obat-obatan serta keperluan lainnya seperti, selimut, tikar, masker, bahkan sampai makanan yang dibutuhkan masyarakat. Pada saat kondisi di lapangan itu “lumpuh” karena memang tidak bisa berbuat apa-apa, selain menunggu bantuan dari kita semua .

Gelombang kedua, diadakan setelah Merapi selesai meletus, diadakan awal tahun 2011, pada waktu itu sasaran Baksos adalah pendidikan, yaitu membantu anak-anak sekolah yang mendapat dampak letusan Merapi. Bantuan tersebut diberikan berupa peralatan sekolah seperti buku serta peralatan sekolah, yang kita berikan ke beberapa guru dan sekolahn. Dan juga kita berikan paket khusus untuk para pendidik, atau guru yang memang berjasa membangkitkan semangat belajar untuk  anak sekolah yang memang tidak memiliki apa-apa lagi setelah rumahnya habis akibat bencana letusan gunung Merapi.

Selasa 5 Februari 2013 yang lalu , kembali rombongan GP Farmasi/PMMC datang ke lokasi Merapi, yang kali ini sudah banyak berubah dan banyak perkembangan yang baik dan masyarakat sudah mulai menikmati kehidupan mereka kembali, walaupun masih banyak juga penduduk yang masih merasakan “kehilangan” akibat bencana letusan gunung Merapi, seperti kehilangan sanak saudarannya atau harta bendanya .

Di kesempatan tersebut rombongan GP Farmasi/PMMC kdatang kembali dan memberikan “santunan” dalam bentuk uang kepada korban bencana letusan Merapi, yang kali ini kami pilih, Ibu Wati yang tinggal di desa Pakem, Cangkringan, tepat di kaki gunung Merapi yang rumah, harta benda dan ternaknya nya habis   .

Semoga kegiatan Baksos ini membantu sedikit kesulitan Bu Wati dan keluarga dan juga memberikan semangat utk tetap berjuang mengatasi segala macam permasalahan  setelah Merapi meletus .     

 

PMMC/KR/TPH ,feb.5 2013