Wisata Ekstrim Goa Jomblang di Wonosari Jogjakarta

WONOSARI - Goa Grubug atau Goa Jomblang merupakan goa yang terindah di dunia yang dimiliki oleh bangsa kita. Diameter mulut goa Jomblang sekitar 70 meter ujar Cahyo pengelola wisata goa tersebut.

Sejarahnya terbentuknya goa Jomblang tersebut akibat amblasnya tanah disekitar goa tersebut, dan itu bisa kita lihat ditengah-tengah goa Jomblang ada gundukan tanah yang tinggi sekitar 40 meter dan ditumbuhi oleh pepohonan. 

Gundukan tanah tersebut oleh masyarakat sekitar dinamai hutan purba, karena ada beberapa tanaman yang tidak diketahui namanya oleh masyarakat sekitar. Tanaman tersebut berbuah mirip dengan cabai rawit merah, tetapi kalau dipetik dan dilumatkan tidak terasa pedas seperti cabai rawit.

Kita bisa menuruni goa Jomblang dengan memakai seutas tali khusus yang bisa mengangkat beban sekitar 3000 kg. Setiap peserta diwajibkan memakai Harnest Sit dan helm. Harnest Sit tersebut diimpor dari Spanyol dan dijamin keamanannya tutur Cahyo. Dalam perjalanan menuruni dari bibir goa ke dasar goa diperlukan waktu sekitar 2 menit dan untuk naiknya diperlukan waktu 5 menit karena ketinggian 40 meter dari dasar goa Jomblang tali akan berhenti sejenak sekitar 30 detik untuk menarik keatas kembali. Kita bisa menikmati pemandangan yang indah goa Jomblang dari ketinggian 40 meter dari dasar goa.

Menelusuri goa Jomblang bagian dalam, kita harus menuruni hutan purba dengan kedalaman sekitar 40 meter dengan jalan kaki dan jaraknya kurang lebih sekitar 300 meter dari dasar goa Jomblang. Jalan yang penuh dengan bebatuan dan lumpur membuat perjalanan semakin seru.

Didalam goa Jomblang ada cahaya Matahari yang turun melewati lubang besar dan menyorot langsung ke dalam goa Jomblang. Dan masyarakat setempat menamai Cahaya Surgawi. Cahaya tersebut sangat indah dan memukau setiap pengunjung yang bisa mencapai tempat tersebut. Dan tempat tersebut pernah untuk pengambilan gambar untuk iklan salah satu produk rokok  lokal. Salah satu channel TV luar negeri National Geographic pernah mengabadikan goa tersebut dengan menuruni dari lobang besar tempat cahaya surgawi menyinari goa Jomblang. (tph)