Pleno PMMC: Bentuk kepengurusan baru dan diskusi usaha farmasi 2019

Pleno PMMC: Bentuk kepengurusan baru dan diskusi usaha farmasi 2019

 Jakarta - Industri farmasi menghadapi tantangan baru, terutama dalam penyediaan bahan baku obat . Pharma Materials Management Club ( PMMC ) selaku organisasi para penyedia bahan baku obat mengatakan ada beberapa tantangan yang dihadapi industri saat ini.

Kendrariadi Suhanda, Ketua Umum PMMC mengatakan salah satu tantangan utama yang dihadapi industri penyedia bahan baku obat adalah kenaikan harga. Hal ini dipengaruhi oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat ini, 19/12/2018.
"Saat ini 90 sampai 95 persen bahan baku obat masih impor. Tentunya belinya pun pakai valuta asing. Kalau rupiah melemah, tentu dampaknya besar," ujar Kendrariadi, dalam cara Rapat Pleno PMMC di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Tantangan kedua ada di harga bahan baku obat yang memang sedang naik saat ini. Dikatakan Kendrariadi, beberapa bahan baku obat bahkan mengalami kenaikan hampir 2 kali lipat.
Hal ini terutama berlaku bagi bahan baku obat yang berasal dari India dan Cina, dua negara pengekspor bahan baku obat terbesar di Asia.
"Parasetamol contohnya, harga bahan bakunya sekitar 3,5 sampai 4 dolar, sekarang bisa sampai 7 dolar, dan itu terjadi untuk banyak bahan baku," terang Kendrariadi.
Tantangan ketiga ada di peran pemerintah. Kendrariadi mengatakan negara-negara maju di Asia memiliki sinergi yang baik antara pemerintah dan industri sehingga bisa menghasilkan obat yang murah dan berkualitas.
PMMC berharap ada kebijakan simplifikasi dalam faktor perizinan yang tidak berbelit-belit. Sehingga, Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain di sektor industri farmasi
Pleno PMMC
Dalam rapat pleno PMMC, yang digelar di hotel Bidakara, memilih kembali Kendrariadi Suhanda sebagai Ketua Umum PMMC periode 2019 - 2024. Pemilihan tersebut atas suara terbanyak dalam forum pleno.
Keberhasilan memimpin PMMC, Kendrariadi mampu mengembangkan organisasi PMMC hingga dikenal diseluruh industri farmasi dunia. PMMC setiap tahunnya mampu mengkoordinasi delegasi Indonesia ke pameran farmasi ke mancanegara.
Anggota PMMC meliputi suplier industri farmasi antara lain, PBF Bahan Baku, Industri Mesin Farmasi, Industri Kemasan dan industri pendukung usaha farmasi.
Program 2019 antara lain, bakti sosial tahunan, pameran CPhI SEA di Bangkok Thailand, pameran IPEX - ALL PACK di Indonesia, pameran CPhI di mancanegara, seminar dan mengembangkan media komunikasi untuk para anggotanya.
Periode baru ini, diharapkan pengurus lebih banyak generasi muda yang penuh daya kreatif untuk memajukan PMMC dan Usaha Farmasi Indonesia.