Pidato pembukaan Ketua Umum GPFI DKI Jakarta

Jakarta - Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia provinsi DKI Jakarta, menyelenggarakan rapat kerja setiap tahun.

Tahun ini diselenggarakan 21 Maret bertempat di hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta. Panitia penyelenggara memberikan tema " Strategi Meraih Peluang di Era Disrupsi dalam bidang Farmasi. 

Di era Industri 4.0, pelaku usaha diminta untuk lebih cerdas dalam menghadapi era Digital Solution, yang berkembang pesat sekarang ini. Semua informasi dalam satu gengaman tangan dengan SmartPhone. Dengan kemajuan teknologi digital diperlukan kecepatan internet yang sangat cepat dan bisa menjangkau seluruh pelosok negeri. 

Handoko Boedi Soetrisno ketua umum GPFI DKI Jakarta, membuka acara rapat kerja provinsi ini. Sebelum inti acara rakerprov, pihak panitia mengadakan seminar tentang peluang di era disrupsi dalam bidang usaha farmasi dan kesehatan.

Dalam paparan pembukaan pidato, Handoko menuturkan “Pada revolusi industri 4.0, menjadi lompatan besar bagi sektor industri,terutama industri farmasi dimana teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya. Tidak hanya dalam proses produksi, melainkan juga di seluruh rantai nilai industri sehingga melahirkan model bisnis yang baru dengan basis digital guna mencapai efisiensi yang tinggi dan kualitas produk yang lebih baik, dari semua ini tidak luput dari dukungan finacial dan acara ini didukung oleh May Bank”.

Sebelum acara seminar dimulai, GPFI DKI Jakarta dan IAI DKI Jakarta menandatangani kesepakatan bersama untuk saling mendukung segala kegiatan antara usaha farmasi dan profesi apoteker.